Kisah rekaan ini merupakan tulisan kelima (terakhir) dalam Grup 02 #RantaiCerita #DeklarasiKK yang beranggotakan lima blogger: @zackySCHF, @Sansanmwawaa, @wkf2010, @rrizkie, dan saya @aguzzasimido. Tulisan sebelumnya bisa dibaca disini. Untuk informasi selengkapnya silahkan dibaca dalam tulisan berjudul Rantai Cerita #DeklarasiKK

Kesabaran seseorang ada batasnya, tak terkecuali saya si Gangnam Style anak seorang buruh tani.

Karena sedikit kesal akhirnya aku memutuskan masuk ke ruangannya Pak Mario, meskipun terkesan lancang. Ternyata setelah aku masuk, Pak Mario benar-benar sedang sibuk dengan pekerjaannya, tidak sedang galau seperti yang apa yang dikatakan si bapa berkumis tadi. “Permisi Pak?” ucapku, Pak Mario langsung memalingkan mukanya. Seperti kebanyakan laki-laki, Pak Mario juga terperangah ketika melihat aku.

“Pak, pak”, sahut ku, Pak Mario langsung kaget.

“Bapak kenapa?” tanya ku,

“ohh,, engga..engga..”  jawab Pa Mario.

Silahkan duduk!” suruh Pak Mario.

“Oh ini yang mau Praktek Industri ditempat saya” pak Mario memulai perbincangan.

 Iya pak” jawabku singkat,

siapa namamu de “tanya Pak Mario”,

“saya Gangnamiyah Sutilah pak”jawabku.

“Oh gangnamiyah” jawab Pak Mario sambil menganguk.

“jadi begini de, saya belum bisa langsung menerima anda PI Praktek Industri ditempat saya, mungkin nanti saya akan hubungi anda lagi jika sudah ada keputusannya” Pak Mario menjelaskan. “Ohh gitu yaa pak, yasudah klo begitu saya akan menunggunya”, jawabku dengan nada yang sedikit lemas”.

Tak lama kemudian aku pun langsung meninggalkan ruangan pak Mario dan segera bergegas pulang ke rumah.

Menunggu, menunggu, dan menunggu itulah yang kulakukan setiap hari. Dan tak lupa aku senantiasa selalu berdoa kepada Allah, dengan harapan bisa diterima Praktek Industri di tempat Pak Mario. Sementara Bapak dan Ibu ku selalu bertanya kepada ku, “kapan mulainya?, kapan mulainya”, aku hanya bisa menjawab “ nanti juga pas waktunya tiba pasti akan mulai, yang jelas harus sabar aja”.

Satu minggu lamanya aku menunggu keputusan Pak Mario, akhirnya ada kabar bahwa aku diterima Praktek Industri di tempat beliau., dan memulainya seminggu kemudian. Saat itu aku merasakan kegembiraan yang tiada tara, aku langsung bersujud syukur tanda ucapan terima kasihku kepada Allah yang telah mengabulkan doa ku. Aku langsung menceritakan kabar gembira ini kepada kedua orang tuaku, mereka pun turut gembira dengan kabar tersebut.

Singkat cerita, aku memulai Praktek Industri di tempatnya Pak Mario. dan Alhamdulillah pada hari pertama itu, semuanya berjalan dengan baik dan lancar, tanpa ada sedikit pun masalah yang ku hadapi.

Dari situ aku sadar bahwa untuk mencapai sukses dan berhasilnya sesuatu yang diinginkan, sangat dibutuhkan sekali kesabaran dan kedekatan kita terhadap Allah.

——————TAMAT——————-

sumber gambar : mbah google